JAKARTA – Pemerintah sudah menyiapkan strategi mudik Lebaran 2026. Korlantas Polri dan Kemenhub telah sepakat. Kemen PU juga ikut dalam kesepakatan ini. Mereka menerbitkan Surat Keputusan Bersama atau SKB. SKB ini mengatur lalu lintas selama Angkutan Lebaran. Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho akan memimpin pengamanan ini. Polantas akan menjaga arus mudik dan balik. Tujuannya agar perjalanan warga aman dan lancar.
Dirjen Perhubungan Darat, Aan Suhanan, memberi penjelasan. Beliau menyebut pengaturan ini adalah langkah rutin. Kebijakan ini bertujuan untuk mengurai kemacetan. Selain itu, Polantas ingin memastikan keselamatan pemudik. Polantas akan menerapkan sistem satu arah atau one way. Ada juga sistem contra flow dan ganjil-genap. Semua ini demi kenyamanan masyarakat di jalan.
Jadwal One Way Dan Contra Flow Polantas
Sistem one way berlaku di banyak titik. Untuk arus mudik, mulai KM 70 Jakarta–Cikampek. Jalur ini berakhir di KM 421 Semarang–Solo. Jadwalnya mulai 17 Maret 2026 jam 12.00. Aturan ini berakhir pada 20 Maret 2026 jam 24.00. Saat arus balik, sistem ini berlaku sebaliknya. Jadwal arus balik mulai 23 Maret 2026. Polantas akan menutup pintu tol sesuai arah arus. Hal ini dilakukan agar arus kendaraan tidak bertemu.
Polantas juga akan melakukan sterilisasi jalur. Petugas Polantas akan membersihkan rest area terlebih dahulu. Proses ini penting sebelum sistem one way dimulai. Selain itu, Polantas menerapkan sistem contra flow. Jalur ini ada di Tol Jakarta–Cikampek KM 47–KM 70. Polantas juga menjaganya di Tol Jagorawi KM 21–KM 8. Jadwalnya mengikuti jam padat kendaraan di lapangan. Polantas akan siaga penuh selama masa liburan.
Aturan Ganjil Genap Oleh Kakorlantas Polri
Sistem ganjil-genap juga akan berlaku di tol. Polantas menjaganya di Tol Karawang Barat KM 47. Aturan ini berakhir di Kalikangkung KM 414. Jadwalnya sama dengan periode sistem one way. Polantas juga menjaga Tol Tangerang–Merak KM 31. Namun, ada kendaraan yang boleh melintas bebas. Contohnya adalah kendaraan Presiden dan ambulans. Mobil dinas TNI-Polri juga mendapatkan pengecualian.
Kakorlantas Polri memberi wewenang khusus kepada Polantas. Petugas Polantas boleh mengubah aturan di lapangan. Hal ini dilakukan jika situasi lalu lintas berubah. Koordinasi antar instansi terus diperkuat oleh Polantas. Pemerintah ingin mudik Lebaran 2026 berjalan tertib. Polantas siap melayani pemudik dengan sepenuh hati. Semoga perjalanan Anda aman sampai tujuan. Mari dukung tugas Polantas di jalan raya.






