Jakarta – Kolaborasi antara Qudo dan Radio Most FM (105.8 FM) telah menandai tonggak sejarah baru dalam industri penyiaran tanah air melalui pemanfaatan kecerdasan buatan. Sejak menjalin kemitraan resmi pada Oktober lalu, Qudo berperan aktif sebagai penyedia teknologi berbasis AI untuk operasional penyiaran Most FM. Fokus utama kolaborasi ini adalah penyediaan konten berita AI serta pantauan informasi lalu lintas secara otomatis dan sistematis.
Dalam skema kerja sama ini, Qudo mengimplementasikan teknologi AI secara efektif ke dalam operasional penyiaran radio. Hasilnya adalah lahirnya dua sosok penyiar berita AI yang diberi nama Aimar dan Naira. Keduanya merupakan newscaster AI pertama di Indonesia yang diperkenalkan oleh Mahaka Radio Integra (MARI). Aimar dan Naira dirancang sebagai persona khusus untuk menyampaikan informasi kepada pendengar secara konsisten dan terstruktur setiap harinya.
Teknologi yang digunakan Qudo dalam kolaborasi ini didukung oleh platform Prosa AI untuk mensintesis data menjadi suara yang jernih. Suara Aimar dan Naira tidak hanya dapat didengar di Most FM, tetapi juga di stasiun lain seperti Gen FM, Jak FM, dan KIS FM. Kecanggihan ini memastikan bahwa setiap informasi berita dan lalu lintas harian dapat tersampaikan dengan jelas serta profesional kepada seluruh pendengar setianya.
Keberhasilan kolaborasi antara Qudo dan Most FM menunjukkan masa depan penyiaran yang jauh lebih inovatif dan efektif. Langkah ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional Most FM tetapi juga menempatkan Qudo sebagai pendorong utama adopsi AI di media massa nasional. Sinergi ini membuktikan bahwa teknologi AI dapat berkolaborasi secara harmonis dengan kreativitas manusia untuk memberikan layanan informasi terbaik bagi masyarakat luas.






