Site icon Arah Tujuan Negeri

PKB: Indonesia Harus Belajar dari Timur Tengah Terkait Tumbuhnya Politik Identitas

Liputan6.com, Jakarta – Anggota DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maman Imanulhaq menilai pernyataan pendiri Partai Ummat Amien Rais yang menuding pemerintah menghabisi demokrasi di Indonesia dengan melarang aktivitas Front Pembela Islam (FPI) dinilai tidak tepat.

Menurut Maman, pembubaran FPI dilakukan dengan dasar kuat dan sesuai undang-undang.

“Pendapat Amien Rais itu merupakan alternatif pandangan yang spekulatif dan tidak terlalu tepat,” kata anggota DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maman Imanulhaq kepada wartawan, Senin (4/1/2021).

Maman mengatakan demokrasi menjamin hak-hak sipil dan politik. Menurutnya, Indonesia harus belajar dari pengalaman banyak negara, terutama di Timur Tengah, pembiaran tumbuhnya politik identitas yang dibarengi dengan kepemimpinan kerumunan yang agitatif, berujung pada kekerasan dan perang. Kalau sudah begitu, eksistensi negara dapat terancam.

Menurut Maman, kepemimpinan berbasis kerumunan identitas berbahaya karena sering menumbuhkan massa yang emosional.

“Massa akan dengan mudah digiring untuk melakukan tindak kekerasan,” ujar Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB ini.

 

 

Exit mobile version